oleh

Senin, Jenazah Dua Awak Pesawat Dimonim Diterbangkan ke Jayapura


TIMIKA, KOMPAS.com– Jenazah dua awak Pesawat Dimonim Air PK-HVQ, Senin besok (13/8/2018) rencananya diterbangkan ke Jayapura.

Rencannya, kedua jenazah yaitu, pilot Kapten Lassie dan kopilot Wayan Sugiarta setibanya di Bandara Sentani langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Kota Jayapura.

“Kedua jenazah awak pesawat akan terbangkan ke Jayapura dan selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua,” kata Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Musthofa Kamal, Minggu (12/8/2018).

Sementara untuk jenazah Hendrikus Kamiew dan Lidia Kamiew akan diterbangkan dari Bandara Oksibil menuju Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Sedangkan 4 jenazah, yakni Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Jamaludin dan Naimus masih menunggu keputusan dari pihak keluarga.

“Empat jenazah lainnya masih menunggu keputusan dari pihak keluarga korban,” ujar dia.

Baca juga: Kotak Hitam Pesawat Dimonim Air yang Jatuh di Gunung Menuk Diamankan

Menurut dia, Senin besok juga direncanakan manajer Dimonim Air akan tiba di Oksibil guna menemui keluarga korban.

“Direncanakan juga Manajer Dimonim Air akan tiba di Oksibil guna melihat serta menemui keluarga korban untuk menjelaskan mekanisme asuransi kepada pihak keluarga,” jelas dia.

Dari sembilan orang yang berada dalam pesawat tersebut, hanya Jumaidi yang berhasil selamat.

Jumaidi yang masih berusia 12 tahun ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Oksibil.

Jumaidi dievakuasi menggunakan Pesawat Dimonim Air PK HVC, Minggu (12/8/2018) dari Bandara Oksibil ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Sementara 8 korban meninggal dunia saat ini masih disemayamkan di kamar jenazah Rumah Sakit Oksibil.

“Tim medis dan dan Unit Identifikasi Polres Pegunungan Bintang telah melakukan identifikasi terhadap 8 jenazah,” tutur Kamal.

Pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, ditemukan jatuh di Gunung Menuk, Minggu (12/8/2018) sekitar pukul 08.45 WIT.

Pesawat ditemukan Tim SAR gabungan Basarnas, TNI-Polri, Pemda dan masyarakat Kampung Okatem dalam keadaan hancur.

Sebelumnya, Pesawat Dimonim Air PK-HVQ, Tipe PAC 750XL milik PT Martha Buana Abadi yang membawa tujuh penumpang hilang kontak di Oksibil, Sabtu (11/8/2018).

Baca juga: Setelah Terlempar ke Luar, Jumaidi Cari Air Minum di Balik Reruntuhan Pesawat

Pesawat yang dipiloti Kapten Lessie dan Kopilot Wayan Sugiarta bertolak dari Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel pukul 13.50 WIT menuju Bandara Oksibil.

Sekitar pukul 14.17 WIT, pilot pesawat sempat melakukan komunikasi dengan pihak Menara Bandara Oksibil.

Pesawat seharusnya sudah mendarat di Bandara Oksibil pukul 14.30 WIT. Namun, hingga pukul 15.00 WIT pesawat tak kunjung mendarat.

Kompas TVJumaidi harus mendapatkan perawatan karena mengalami patah tulang tangan karena kecelakaan yang terjadi.

Read More

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed