oleh

Polri Harus Usut Dugaan Korupsi Pertanian di Berbagai Daerah

JawaPos.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Subdit III Tipikor Polda Sumut terhadap Kepala Dinas Pertanian Padang Lawas berinisial AN harus ditindaklanjuti untuk mencari pihak-pihak lain yang terlibat. Polisi di berbagai daerah diminta tidak ragu mengusut dugaan terjadinya korupsi di sektor pertanian di berbagai daerah.

Guru Besar Hukum Pidana dari Universitas Krisnadwipayana Indriyanto Seno Adji dan anggota Komisi III DPR, Sufmi Dasco Ahmad menyatakannya dalam kesempatan berbeda. Tidak menutup kemungkinan tindak korupsi tersebut melibatkan pejabat di tingkat kementerian atau tingkat pusat.

“Prestasi polda ini harus ditindaklanjuti oleh polda-polda lainnya secara paralel untuk menciptakan zero zona korupsi bagi pemerintahan yang bersih,” tegas Indriyanto, Jumat malam (10/8).

Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengapresiasi penindakan yang dilakukan jajaran Polda Sumut tersebut. Indriyanto juga menyuarakan, Polda perlu melakukan pendalaman keterlibatan pihak-pihak lain yang mungkin memang melibatkan pusat (Kementerian).

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi tindakan Polda Sumut yang membongkar dugaan korupsi hingga miliaran rupiah tersebut. Ia menilai kasus serupa bisa juga terjadi di daerah lain.

“Bisa jadi kasus seperti ini masif terjadi di berbagai daerah,” ungkap politisi Gerindra ini, Sabtu (eleven/8/2018).

Sufmi mengatakan, dugaan korupsi pemotongan dana bantuan kepada kelompok tani bisa saja banyak terjadi karena pemberian kepada kelompok-kelompok tani rawan diselewengkan. “Bahkan termasuk ada juga kemungkinan kelompok tani fiktif,” tegasnya.

Untuk diketahui, dalam OTT tersebut tim Polda Sumut juga mengamankan tiga orang anggota dari Kepala Dinas Pertanian Padang Lawas tersebut. Ketiganya yakni Kabid Tanaman Pangan dan Horikultural Muhammad Hamzah Hasibuan, Kasi Produksi Dinas Pertanian Joni Prantanto Simanjuntak, da

Read More

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed