oleh

Kapolres: Masyarakat Kampung Okatem Papua Dengar Ledakan

Pesawat perintis milik maskapai Dimonim Air PK-HVM yang dihadang warga dengan motor gerobak di bandara Fawai, Papua, Rabu (8/eleven/2017).Dokumentasi Polda Papua

Pesawat perintis milik maskapai Dimonim Air PK-HVM yang dihadang warga dengan motor gerobak di bandara Fawai, Papua, Rabu (8/eleven/2017).

TIMIKA, KOMPAS.com – Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael Mumbunan mengatakan, masyarakat Kampung Okatem, Oksibil mendengar ledakan keras, Sabtu (eleven/8/2018).

Ledakan keras yang didengar masyarakat itu kemudian dilaporkan kepada Bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Meski demikian, belum diketahui ledakan itu apakah dari Pesawat Dimonim Air yang hilang kontak atau ledakan lain.

“Tadi masyarakat sempat laporkan ke Bhabinkamtibmas kami kalau ada dengar ledakan keras. Untuk titik koordinat ledakan itu kami belum mengetahui pasti,” kata dia saat dikonfirmasi Kompas.com.

Baca juga: Pesawat Dimonim Hilang Kontak di Papua

Saat ini, Polres Pegunungan Bintang bersama TNI, Pemda, Tim SAR dan masyarakat setempat sedang berkoordinasi untuk mencari hilangnya pesawat tersebut.

“Kami sudah dirikan posko,” pungkas dia.

Sebelumnya, Pesawat Dimonim Air PK-HVQ hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Sabtu.

Pesawat yang mengangkut tujuh penumpang dipiloti kapten Lassie, co pilot Wayan Sugiarta.

Tujuh penumpang itu adalah Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus dan Jumaidi.

Pesawat itu awalnya terbang dari Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel sekitar pukul Thirteen.50 WIT.

Pesawat tersebut seharusnya sudah tiba di Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang pukul 14.30 WIT.

Namun, hingga waktu tersebut pesawat belum juga tiba. Pesawat tersebut sempat mengontak tower Bandara Oksibil pukul 14.17 WIT.


Read More

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed