Sabung Ayam Online – Warga Manggarai Menolak Penggusuran untuk Jalur Kereta Bandara

Sabung Ayam Online – Warga RT 1 RW 12 Jl Saharjo, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, mengadakan unjuk rasa menampik penggusuran tempat tinggalnya oleh PT KAI pada hari ini. Tanah itu gagasannya bakal dipakai untuk proyek kereta menuju Bandara Soekarno Hatta.

Beberapa puluh warga berkumpul mengemukakan orasi menampik penggusuran, Rabu (26/4/2017). Sebagian ibu-ibu juga berkumpul serta berdoa dengan menggunakan mukena. Mereka juga siap dengan memoleskan pasta gigi ke muka.

Warga juga menempatkan spanduk penolakan yang bertuliskan, Tanah ini punya kami, perampasan hak atas tanah tidak mematuhi HAM, sampai spanduk bertuliskan Manggarai, Bukit Duri, Tanah Abang, Rawamangun menyatu melawan pengosongan paksa.

” Hidup rakyat, hidup rakyat, ” teriak warga.

Salah seseorang warga bernama Bahruddin (45 th.) mengakui, warga memohon ganti rugi tanah Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per mtr.. ” Kami minta dimanusiakan, ” kata Bahruddin.

Sedang PT KAI memberi Rp 200 ribu untuk tanah yang bangunannya tak permanen serta ganti rugi Rp 250 ribu untuk tanah yang bangunannya permanen.

Disamping itu, Kapolsek Tebet, Kompol Nurdin AR menyampaikan, pihaknya tengah mengulas lagi dengan PT KAI untuk langkah setelah itu. Pertemuan di hadiri PBHI serta tim 11 warga Manggarai, serta pihak PT KAI.

” Keinginan warga ini kan kita tampung dahulu lalu kita bicarakan, ” kata dia.

Dia menyampaikan, apakah kelak penggusuran tetaplah dilanjutkan atau tak, bakal lihat terlebih dulu hasil perbincangan dengan PT KAI. Sesaat, ada 500 personel polisi yang berjaga-jaga jagalah di tempat.

” Saya tidak mau memberi pernyataan, namun yang pasti kita kontak PT KAI. Bila memanglah dapat kita menunda, kita menunda dahulu. Saksikan hasil perbincangan seperti apa, ” kata dia.

Sekian waktu lalu, Pelaksana Pekerjaan Gubernur DKI DKI Jakarta Sumarsono menyebutkan, tempat di Manggarai, Jakarta Selatan yang bakal dipakai untuk proyek kereta bandara yaitu punya pemerintah pusat. Sampai Pemprov DKI Jakarta tak perlu ikut serta masalah kompensasi untuk warga yang tinggal di lokasi itu.

” Itu hitungannya lain lagi. Jadi dapat bedakan pada mereka tak tinggal di lokasi sungai dengan tanah punya negara. Karenanya yaitu tanah punya PT Kereta Api Indonesia, ” ucap Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis 6 April 2017.