Nonton Film Online – Mengetahui Queen’s Park FC, Club Amatir Penggagas Liga Skotlandia

Nonton Film Online – FC Rangers serta FC Celtic memanglah jadi kesebelasan paling top di Skotlandia. Namun bukanlah keduanya penggagas Liga Skotlandia, tetapi Queen’s Park FC. Rangers serta Celtic pasti jadi dua kesebelasan yang paling di kenal di Skotlandia. Terkecuali karna mempunyai persaingan perebutan yang panas, keduanya juga berstatus jadi raja di pertandingan domestik, karna koleksi trofi keduanya yang termasuk jauh semakin banyak dari kesebelasan yang lain. Rangers dipandang jadi yang tersukses dengan 54 trofi, disusul Celtic dengan 48 piala.

Meskipun demikian, Celtic serta Rangers bukanlah yang pertama menancapkan dominasinya jadi penguasa kota Glasgow atau untuk sepakbola Skotlandia pada umumnya. Merunut histori perjalanan sepakbola Skotlandia, sesungguhnya sebelumnya Celtic serta Rangers ada satu kesebelasan asal Glasgow yang lebih dahulu menancapkan dominasinya di ibukota yaitu Queen’s Park FC. Histori mencatat kalau Queen’s adalah club sepakbola tertua yang dibangun diluar Inggris serta Wales.

Sesungguhnya merunut histori sepakbola Skotlandia, ada kesebesalan bernama Edinburgh yang terjadi pada th. 1824, tetapi club itu bubar pada th. 1841. Sesudahnya tak ada sekali lagi kesebelasan yang terjadi di Skotlandia, baru pada 9 Juli 1867 dibangun sekali lagi satu club bernama Queen’s Park FC. Kesebelasan itu masih tetap eksis sampai sekarang ini hingga tidak salah apabila mereka mengklaim jadi kesebelasan tertua di Skotlandia.

Inisiasi berdirinya club itu diprakarsai oleh sembilan pria yang berkumpul di satu diantara tempat tinggal di lokasi Eglinton. Perbincangan pernah berkecamuk untuk memastikan nama dari kesebelasan itu. Sampai pada akhirnya nama Queen’s Park juga di ambil lewat satu voting, menaklukkan sebagian calon nama seperti The Celtic, The Northern, serta Morayshire. Pada 1 Agustus 1868, Queen’s memerankan pertandingan perdananya melawan kesebelasan asal Glasgow yang lain, Thistle F. C. Pertandingan itu jadi derby Glasgow pertama, sebelumnya old firm derby yang memertemukan Celtic serta Rangers berkecamuk jadi duel tim sekota paling panas di ranah Britania. Dalam pertandingan itu Queen’s mencetak kemenangan memberikan keyakinan 2-0.

Setelah itu, dengan delapan kesebelasan Skotlandia yang sudah lahir pada saat itu, Queen’s menginisiasikan terjadinya asosiasi sepakbola Skotlandia (SFA) pada th. 1873. Berdirinya SFA buat sepakbola di Skotlandia makin menggeliat, dengan diselenggarakannya bebrapa kompetisi kompetitif berbalut turnamen. Pada 18 Oktober 1983, Piala Skotlandia untuk pertama kali di pertandingakan, sesaat Queen’s mulai pertandingan pada tanggal 25 oktober. Pada arena itu, mereka keluar jadi juara sesudah menaklukkan Clydesdale 2-0 di Hampden. Sesudahnya, Queen’s makin menguasai, mereka jadi kesebelasan yang tidak sempat kebobolan sampai 1875 serta tidak sempat kalah hingga Desember 1876.

Kesebelasan pertama yang berhasil membobol gawang mereka yaitu Clydedale, dalam kompetisi semi final Piala Skotlandia th. 1975 sesudah dua gol bersarang di gawang Queen’s. Hasil kompetisi sendiri selesai imbang 2-2. Sesaat kekalahan pertama dihadapi mereka waktu berlaga melawan Vale of Leven di sesi ke-5 Piala Skotlandia pada bulan Desember 1876. Waktu itu mereka jatuh dengan score 1-2.

Kegemilangan club berjuluk The Spiders itu juga dipertunjukkan waktu mereka ambillah sisi di arena Piala FA. Waktu itu sebagian club Skotlandia memanglah seringkali diikutsertakan di turnamen sepakbola tertua dunia itu. Mulai sejak th. 1870, Queen’s memanglah jadi sisi dari asosiasi sepakbola Inggris (FA), mereka tampak di arena itu untuk pertama kali pada th. 1872, waktu itu mereka berhasil menembus sesi semi final tetapi mesti menyerah karna ketidaktersediaan dana.

Waktu itu mereka bertemu melawan Wanderers, serta pertandingan selesai dengan score imbang 0-0. Karna tidak mempunyai dana untuk mengadakan kompetisi ulangan, jadi mereka juga melepas kesempatan untuk tampak di sesi final. Tetapi mereka lalu berahasil menebus kekecewaan itu pada th. 1885 serta 1886. Secera berturut-turut mereka berhasil menembus sesi final, sayang ambisi juara pupus sesudah dihancurkan Blackburn Rovers. Pada final th. 1885 Queen’s takluk 1-2 serta satu tahun lalu mereka kembali kalah dengan score 0-2 dari Blackburn Rovers.

Pionir Permainan Passing Modern

Prestasi gemilang yang ditorehkan Queen’s pasti tidak lepas dari alur permainan mereka yang tidak kalah memukau. Ketika itu, tim-tim asal Britania raya masih tetap jadikan style permainan perorangan jadi primadona. Tetapi, Queen’s berhasil jadi antitesis dengan permainan yang memercayakan gabungan pada umpan pendek serta panjang. Alur itu sesungguhnya telah dikenalkan mulai sejak th. 1872, tetapi belum juga dapat di terima oleh semuanya kesebelasan, terutama di Britania Raya.

Dengan permainan baru ini, Queens Park jadi satu diantara club tersukses di tanah Inggris pada masa 1870an, sesudah merubah permainan sepakbola yang demikian individualis jadi permainan systematis yang melibatkan beberapa orang. Alur permainan gabungan umpan lalu menebar dengan luas pada th. 1860 sampai 1970 di Inggris. Hal itu berlangsung sesudah invasi pemain Skotlandia ke Liga Inggris. Permainan Inggris, yang ketika itu berdasar pada dribel dan permainan individu, mulai beralih sesudah mereka lihat permainan tim Queens Park.

Terjerumus tetapi Tetaplah Dihormati

Masuk medio 1890-an, dominasi The Spiders mulai mengikis. Makin banyak kesebelasan yang terjadi jadikan persaingan perebutan mencapai prestasi di pertandingan domestik makin susah untuk Queen’s. Titel juara paling akhir mereka di arena Piala Skotlandia berlangsung pada th. 1893 sesudah menaklukkan Celtic 1-2 di Ibrox serta itu yaitu titel ke-10 mereka. Keadaan makin susah untuk Queens, karna sepakbola Skotlandia makin bertranformasi jadi tambah baik. Pertandingan profesional digelindingkan, tetapi The Spiders menampik ambillah sisi karna memegang prinsip untuk tetaplah jadi kesebelasan amatir. Terdaftar terang dari slogan club Ludere Causa Ludendi yang bermakna tak ada maksud beda terkecuali bermain sepakbola.

Dalam perubahannya, perolehan Queen’s tampak fluktuaktif, bahkan juga relatif turun. Sekian kali keluar masuk pertandingan paling utama seperti jadi hal yang umum mereka alami. Satu diantara argumen yang buat perolehan mereka turun yaitu prinsip untuk selalu jadi kesebelasan amatir. Mereka, untuk pertama kali terdegradasi pada th. 1921. Sekarang ini saja, mereka cuma bermain di divisi tiga pertandingan Skotlandia. Satu hal yang buat nama mereka demikian asing di dengar. Tetapi di negeri aslinya, Queen’s tetaplah jadi kesebelasan terhormat karna beragam hal yang mereka kerjakan untuk perubahan sepakbola Skotlandia.

Sebagian pemain yang sempat jadi sisi dari Queen’s juga dipandang legenda. Sebut saja Charles Campbell yang sempat memenangi delapan medali Piala Skotlandia dengan Queen’s. Ia juga miliki 13 caps dengan timnas Skotlandia. Terkecuali Campbell ada pula Wattie Arnott, Robert Smyth McCol, Andrew Watson, serta…. Sir Alex Ferguson. Diluar itu, pada saat jayanya dahulu, Queen’s juga terdaftar jadi kesebelasan yang paling banyak kirim pemain ke Tim Nasional. Pada th. 1872, Skotlandia serta Inggris sama-sama jumpa dalam pertandingan Internasional perdana. Waktu itu, beberapa pemain Skotlandia semua datang dari Queen’s Park, sesaat penggawa Inggris datang dari sembilan kesebelasan dengan Oxford University jadi penyumbang paling banyak.Nonton Film Online